Film Indonesia Tidak Di Ragukan Lagi



Berbicara dengan perfilman di Indonesia sendiri terdapat film-film yang sangat menarik perhatian penonton yang mana tingkat penonton di bioskop untuk menonton film Indonesia meningkat. Itu artinya film Indonesia tidak kalah bagusnya dengan film luar negeri. Selain itu juga perfilman tanah air dirayakan sebagai hari film nasional yang mana di adakan setiap pada tanggal 30 maret, ini merupakan kegiatan salah satu bentuk apresiasi bagi dunia perfilman dan layar lebar.

Di Indonesia pun dunia perfilaman berkembang dengan sangat pesat bukan hanya genre horor saja yang di tayangkan tetapi juga genre-genre lainnya seperti komedi, percintaan, action dan bahkan politik. Hal ini yang sangat menarik perhatian masyarakat Indoensia yang mana haus dengan hiburan, dengan banyaknya minat penonton yang menonton di bioskop ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi ekonomi di Indonesia dan bisa membuka lapangan baru yang mana bisa mengurangi tingkat pengangguran yang ada.

Film Indonesia tidak lepas dari peran-peran akting artis yang sangat profersional yang mana sangat membantu dan bisa berperan sebegitu bagusnya di layar lebar. Maka dari itu setiap tahun Indonesia selalu mengadakan Festival Film Indonesia yang mana di peruntukkan bagi pelaku-pelaku dalam layar lebar tersebut sebagai tanda apresiasinya. Selain itu juga perfilman Indonesia pernah mengalami naik turun dalam prosesnya sampai pada tahun 2000 perfilman Indonesia bangkit yaitu dengan Film Petualangan Sherina, Ada apa dengan cinta dan film lainnya yang mana pada tahun itu bisa menarik penonton. Sampai sekarang pun film Indonesia layak saing dengan luar negeri.

Selain itu film horor sangat di minati oleh masyarakat Indoneisa. Film bergenre horor sendiri telah lama menduduki pangsa pasar di bioskop pada saat itu, karena banyaknya penonton film yang bergenre horor maka suatu saat ada kejadian yang mana daftar judul film yang ada dilayar di penuhi dengan judul film horor hal ini yang dapat membuat penonton bosen dan akhirnya memutuskan untuk memproduksi film genre lainnya agar tampilan yang ada di layar bioskop beraneka ragam susananya

Dengan bertambahnya tahun dan tingkat penonton yang semakin tinggi pula maka yang membuat aktor dan aktris muda bermunculan agar perfilman Indonesia terasa berwarna nuansanya. Tetapi aktor dan aktris yang berperan di film tersebut sangat berbakat dan profesional bukan hanya tampangnya yang mendukung tetapi skill mereka dalam berakting pun sangat di ancungi jempol. Bahkan ada aktor Indoensia yang bisa bergabung dengan perfiilman luar negeri untuk bermain film yang bergenre action sebut saja Iko uwes selain dia bisa bermain di luar negeri Iko uwes pun bisa memperkenalkan budaya yang ada di Indonesia

Dengan ini peran pemerintah sangat di perlukan bagi insan perfilman agar tidak terjadinya pembajakan film yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mana merekam secara diam-diam film tersebut. Hal ini yang harus di perhatikan lagi agar semua yang di lakukan oleh para pekerja film tidak sia-sia.

Dari semua ini teruslah mencintai perfilman Indonesia yang mana tak kalah saing lagi dengan film-film di luar negri, agar perfilaman bisa mendatangkan penonton yang banyak maka sekarang para aktor dan aktris terus mengasah bakat mereka dalam aktingnya dan juga teknik penjualan dalam film judul film tersbut juga harus lebih giat lagi agar film yang dibintangi semakin banyak penonton.

Tidak ada komentar