Konsep Dasar Membangun Blog Yang Benar

Posted on

Konsep Dasar Membangun Blog Yang Benar

Membentuk Suatu Kebiasaan Yang Baik
Saya telah mulai bisnis internet semenjak lebih dari 5 tahun yang lalu.
Saya masih ingat tahun-tahun pertama saya memulainya… Saya membeli banyak sekali ebook, video pelatihan dan lainnya yang jikalau dihitung-hitung sudah mencapai lebih dari 300 juta rupiah. Ya, sebesar itu.

Dan tahukah Anda, 2.5 tahun pertama saya melakukannya.. Saya belum menghasilkan 1 sen pun. Tampaknya menyedihkan bukan? Tetapi waktu itu saya tidak memiliki seorang mentor, saya sendirian.. saya tenggelam…
Semua produk internet marketing yang ditawarkan menjanjikan keuntungan yang besar dan selalu terlihat “rumput tetangga lebih hijau” sehingga pengejaran akan informasi tersebut tidak pernah habis..

Jadi, saya adalah orang serba tahu tentang internet marketing tetapi saya tidak menghasilkan satu sen pun. Saya sudah tahu apa yang saya perlu saya lakukan. Saya bahkan sudah menggambar ide sebuah bisnis model.
Namun tetap saja tidak dapat menghasilkan hasil yang positif.. bahkan satu sen.
Mengapa? Karena saya tidak pernah ada waktu untuk TAKE ACTION.
Itulah alasannya dalam pembelajaran kita yang pertama ini, saya ingin menyampaikan hal tersebut.
Akan selalu ada “shiny product” diluar sana yang terlihat “lebih hijau”… tetapi saya katakan pada Anda saat ini: ” FOKUS! ”

Anda telah memutuskan untuk membangun bisnis internet pertama Anda bersama dengan saya. Fokus kerjakan disini terlebih dahulu, pastikan ini bekerja untuk Anda terlebih dahulu.. barulah Anda kerjakan sistem yang lain.
Dan jikalalu dilihat lebih dalam, masalah saya sesungguhnya adalah ketidakmampuan saya untuk mengatur waktu saya yang produktif (focused).
Sebetulnya – Itu adalah problem saya semenjak awal saya mendirikan bisnis.
Selama 7 tahun terakhir, saya banyak membeli buku, alat bantuan yang membahas mengenai hal ini dan untungnya saat ini saya telah menjadi lebih baik.
Saya tidak selalu melakukannya dengan benar setiap hari ketika bekerja.
Ada hari-hari dimana saya sangat tidak fokus. Tetapi itu adalah bagian dari hidup. Saya memahaminya. Saya melewatinya dan saya tidak terlalu memusingkan hal tersebut.
Karena saya merasa hal ini sangat penting dan bermanfaat bagi Anda, saya akan mensharingkan cara yang saya lakukan yang bekerja untuk saya.

Saya tidak percaya bahwa ada sebuah strategi yang SEMPURNA. Semua strategi yang ditawarkan oleh berbagai buku, semuanya bekerja dengan baik.. hanya saja tidak untuk semua orang.
Setiap orang memiliki caranya masing-masing dan yang akan saya bagikan adalah cara yang telah bekerja dengan baik untuk saya.

My Productivity System
Cara kerja dari sistem ini sebetulnya sangat sederhana tetapi sangat powerful:
1. Buat List Pekerjaan Anda 2. Alokasikan Waktu Dalam List Anda 3. Rencanakan Hari Anda

4. Prioritaskan
Yang terpenting dalam melakukan hal ini adalah bukan bertindak secara “reaktif” tetapi Anda bertindak secara “proactive”. Ada sebuah video untuk Anda di akhir untuk menjelaskannya bagi Anda.

1. Buat List Pekerjaan Anda
Ada “dua kategori” dari list yang saya buat.
Salah satunya adalah membuat list prioritas harian (hal-hal yang penting yang perlu saya lakukan di hari tersebut).
List ini hanya dapat bekerja dalam satu bentuk.. tertulis di kertas (saya menggunakan notes kecil).
List ini tidak pernah besar. Hanya sekitar 2 sampai 5 tugas “prioritas tertinggi”. Hanya itu.
Selanjutnya adalah alokasikan setiap waktu untuk setiap tugas.
Hal ini bekerja dengan LUAR BIASA.
Ini akan membuat sebuah perasaan “kepepet” (deadline) untuk setiap tugas. Karena ini akan memaksa saya untuk fokus, melaksanakan dan menyelesaikannya. Anggap ini sebagai target waktu yang harus Anda penuhi.
Sebelumnya, saya hanya menuliskan list saya tanpa menuliskan waktu yang diperlukan.
Tetapi saya malah menemukan bahwa saya membutuhkan waktu DUA KALI LIPAT lebih banyak untuk menyelesaikannya.
Ada dorongan.. malas, tidak ada energi, ingin santai dan lain sebagainya.
Mengapa?
Simple. Tidak ada rasa kepentingan. Tidak ada deadline.
Anda ingat pada saat masa-masa sekolah yang terkenal dengan SKS (Sistem Kebut Semalaman). Dengan adanya deadline, ketika belajar, kita mejadi lebih fokus. Kita “dipaksa” untuk melakukannya sehingga kita menyelesaikannya. Ini mirip dengan hal tersebut.
List yang lain adalah list yang saya buat untuk tugas saya yang lainnya.
Jikalau saya ingin membuat sebuah kampanye internet marketing, saya membuatnya dengan Simpleology (lihat video), sebagai contoh:
 Project List Property Online  buat riset market yang ingin dibuat.  cari nama domain yang bisa digunakan.  beli nama domain.  membeli/mengatur web hosting.  install wordpress dan setting themes.  buat copywriting  mengatur promosi  dan lain sebagainya…
Di Simpleology tertulis tugas-tugas saya. Semuanya. Pekerjaan. Pribadi.
Dan yang lebih bagusnya lagi adalah.. itu Free. Saya tidak perlu membayar bulanan (meskipun ada option untuk hal tersebut).
Di akhir hari, saya akan mengecek list yang saya kerjakan.
Biasanya semuanya telah terselesaikan, tetapi jikalau belum…
Apa yang belum selesai, akan di masukkan di dalam list esok hari yang TERATAS.
Kombinasi dari penggunaan notes dan simpleology sangat-sangat efektif.

2. Alokasikan Waktu Dalam List Anda
Caranya sangat simple. Dalam setiap list yang Anda buat di dalam notes Anda, tuliskan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikannya – dan saya akan mengalokasikan sebuah waktu untuk ini dan pada jam berapa saya mengerjakan tugas ini.
Contohnya:
 Menuliskan sales letter untuk Project X (1 jam) – 10:00 – 11:00
 Install wordpress dan setting themes (1 jam) – 11:00 – 12:00
Simple sekali bukan.
Triknya adalah disiplin dalam menjalankan hal tersebut dan determinasi yang tinggi.
… hanya itulah satu-satunya cara agar hal ini bisa bekerja. Strategi terbaik apapun di dunia ini tidak akan berguna kecuali Anda menjalankannya dengan penuh determinasi.
Target Anda disana adalah menyelesaikan dalam waktu yang telah Anda tentukan sebelumnya dan jikalau memungkinkan, silentkan handphone Anda, matikan messenger, tutup email dan stop browsing (facebook dll) yang tidak berhubungan dengan tugas tersebut.

3. Rencanakan Hari Anda
Ini lebih terlihat seperti pandangan secara global terhadap hari Anda.
Contohnya adalah saya mengecek email pada sekitar jam 4-5 sore setiap harinya.. Well, pada umumnya kecuali ada sesuatu yang sangat urgent dan tidak bisa ditunda (perhatikan bahwa saya mengecek email di akhir hari).
… jadi prioritas utama pekerjaan Anda tidak akan terganggu dengan hal lain.
Itulah alasannya kenapa saya mengecek email di akhir hari, dan memastikan tugas utama di hari tersebut SELESAI terlebih dahulu.
Jikalau saya perlu keluar untuk meeting dengan seseorang atau apapun, saya akan menuliskannya terlebih dahulu:
 Meeting dengan Pak Johny : 14:00 – 16:00  Fitness : 19:00 – 21:00
Bagi saya ini adalah rutinitas yang perlu saya lakukan secara harian.
Sangatlah penting, Anda menuliskannya.
Saya ingat beberapa hari saya tidak melakukannya — percayalah, banyak hal yang tidak produktif terjadi.

4. Prioritaskan
Ini dilakukan ketika saya membuat list prioritas harian saya.
Hal yang terpenting dalam tugas tersebut (tugas yang semakin mendekatkan saya kepada impian saya) di selesaikan terlebih dahulu. Idealnya lagi adalah tugas ini adalah tugas yang tersulit, yang paling membutuhkan konsentrasi dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dikerjakan.
Sangatlah mudah untuk membuat tugas yang kurang penting sebagai pembuka tugas harian Anda dan kemudian meninggalkan “tugas terberat” di akhir hari Anda.
Hal ini sangat salah.. sangatlah salah..
Tingkat energi Anda selalu berada di tingkat rendah di akhir hari, dibandingkan dengan di pagi hari.
Ketika Anda mengerjakan di akhir hari, Anda akan sangat mudah untuk beralasan. Saya capek, saya tidak punya waktu dll untuk mengerjakan tugas tersebut.
Dan karena Anda tidak mengerjakannya, Anda tunda untuk hari berikutnya. Dan Anda meletakkannya di akhir tugas Anda (lagi-lagi).
Pada akhirnya, tugas itu tidak akan pernah selesai..
Disiplin dan determinasi yang tinggi. Hal yang tersulit dan terpenting dikerjakan lebih dahulu. Baru selanjutnya..

Kesimpulan
Terkadang hal-hal yang kecil dan tidak terlalu penting.. tidak akan saya tuliskan ke dalam list.
Ya, bagus jikalau Anda bisa menuliskan semua secara detail tetapi hanya KETIKA Anda sudah menyelesaikan TUGAS TERPENTING terlebih dahulu.

Hal-hal yang saya tuliskan adalah hal mendasar bagaimana cara saya mengatur waktu saya setiap hari.
Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan juga..
Hal-hal seperti menciptakan suasana lingkungan dimana bisa bekerja secara FOKUS dan PRIORITAS.

5. Coret tugas yang telah Anda selesaikan dari list Anda.
Setiap 4 Pomodoro yang telah Anda kerjakan — izinkan diri Anda untuk menikmati jeda istirahat yang lebih lama untuk mengembalikan energi Anda.
That’s it for today.
Whew.. 1400 kata. Saya harap Anda bisa menikmati setiap prosesnya.
Masih banyak hal yang seru di edisi berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *