Memulai Usaha Di Internet Tanpa Modal

Posted on

Memulai Usaha Di Internet Tanpa Modal

Sesungguhnya, ada banyak sekali cara untuk menghasilkan uang secara online. Karena begitu banyaknya, justru rata-rata orang akan bingung untuk memilih yang mana yang paling efektif dan yang paling menghasilkan.
Sebetulnya, semua akan dapat memberikan Anda penghasilan yang maksimal. Saya sendiri pernah bertemu dan melihat orang-orang yang sukses dengan caracara yang saya sampaikan di bawah ini.
Dalam issue ini, kita akan mempertajam pengetahuan tentang bisnis internet yang telah saya bicarakan sebelumnya di sini.
Notes: Issue kali ini adalah bagi newbie (pemula). Bagi Anda yang sudah advanced/experienced internet marketer, harap bersabar.. Saya berusaha mengakomodasi semua tingkatan. Percayalah.. there are some good stuff for you guys too..
Beberapa tipe internet bisnis yang popular:

1. Affiliate Marketing

2. Product Owner

3. CPA Marketing

4. Content Publisher
Mari kita lihat satu per satu…

Affiliate Marketing
Ini adalah salah satu model bisnis favorit saya..
Sebagai seorang affiliate marketer, Anda berperan sebagai seorang makelar (orang yang mempertemukan antara pembeli dan penjual).
Anda bisa menjual tangible goods seperti TV, camera, handphone dan lainnya dengan menjadi seorang affiliate di salah satu website penjual retail terbesar di dunia: Amazon.com

Atau Anda bisa menjual intangible goods seperti ebook, video / audio pelatihan (info product) dengan menjadi seorang affiliate di salah satu website penjual info product terbesar di dunia: Clickbank.com
Preferensi pribadi saya adalah menjual info product. Mengapa begitu? Karena info product dapat memberikan Anda komisi sampai sekitar 75% dan bahkan saat ini ada yang bisa sampai 100% (ada alasan mengapa mereka bisa memberikan 100% karena ada banyak product back-end yang mereka jual).
Bandingkan dengan tangible product dimana komisi Anda terbatas dari 2.5%10% (ada beberapa yang lebih tinggi tetapi tidak pernah bisa lebih tinggi dari info product).
Serunya lagi dengan menjual info product, Anda bisa mendapatkan komisi secara instan melalui paypal Anda atau menerima pembayaran setiap 2 minggu jikalau Anda menjual info product yang ada di Clickbank.
Keuntungan sebagai seorang Affiliate Marketer:
 Tidak perlu memiliki product sendiri (ada ribuan product yang bisa Anda pilih).  Tidak perlu mengurus customer service.  Komisi yang besar memberikan potensi income yang besar juga.  Memungkinkan untuk membentuk passive income.
Kerugian sebagai seorang Affiliate Marketer:
 Jikalau Anda tidak membangun database, Anda akan kehilangan banyak sales (hint.. hint..)  Diperlukan edukasi yang penting yaitu mengetahui pasar Anda, selling skill and copywriting (bisa di outsource).
Saya akan memberikan contoh lebih detail mengenai Affiliate Marketing melalui video.

Product Owner
Sebagai product owner (pemilik product), Anda dapat memanfaatkan media internet untuk menjual barang atau service Anda.

Di market Indonesia, tipe bisnis ini sangat berkembang. Ada beberapa website yang sudah cukup popular yang dapat membantu mempertemukan pembeli dan penjual di multiply.com. Banyak juga yang menggunakan media facebook dan kaskus.
Notes: Dalam pelatihan ini, saya tidak akan banyak membahas market Indonesia karena itu akan membutuhkan pelatihan yang lebih mendalam dan berbeda.
Anda bisa menjual barang Anda secara internasional dengan cara memanfaatkan ebay atau membuat website Anda sendiri.
Pilihan favorit saya adalah sebagai pemilik info product. Mengapa begitu? Jawabannya di bawah ini..
Keuntungan sebagai seorang Product Owner:
 Sangat memungkinkan memiliki passive income dengan banyak affiliate yang membantu menjual barang.  Buat produk sekali dan dijual berkali-kali (khusus info product).  Dengan database, Anda bisa menjual produk lain (cross selling).  Memiliki income yang cukup besar.
Kerugian sebagai seorang Product Owner:
 Anda harus membuat product terlebih dahulu baru bisa menghasilkan uang.  Harus memiliki customer service.  Resiko lebih besar ketika setelah membuat produk tetapi ternyata tidak laku.  Harus stok barang (khusus bagi product owner yang memiliki tangible goods). Tidak berlaku bagi pemilik info product.  Harus mengurus pengiriman barang (khusuus bagi product owner yang memiliki tangible goods). Tidak berlaku bagi pemilik info product.  Diperlukan edukasi yang penting yaitu market knowledge, copywriting, selling skill (bisa di outsource) dan kemampuan untuk mencari affiliate untuk membantu menjual barang-barang.

CPA Marketing
Cost Per Aquisition (CPA) Marketing adalah model bisnis yang cukup unik.

Model bisnis ini seperti affiliate marketing dimana Anda bertindak “seakanakan” sebagai makelar. Jikalau affiliate marketing, Anda menjual product/service.. Di CPA, Anda menjual leads.
Leads seperti apakah itu? Leads tersebut bisa berupa:
 Nama dan email.  Zip Code.  Nomor handphone  Data lengkap seseorang.
Bergantung dari tipe leads yang Anda berikan dan marketnya, Anda bisa mendapatkan senilai $1,5 per leads. Dalam market tertentu seperti market health atau market lawyer, Anda akan di bayarkan sekitar $50-500 per leads. Menarik bukan?
Perhatikan bahwa leads ini bukanlah Anda sendiri yang mengisinya. Tetapi Anda membawa seseorang menuju ke website mereka dan ketika orang tersebut mengisi data yang valid maka Anda akan mendapatkan uang.
Dan di CPA Marketing, penetrasi marketnya lebih mudah.. Mengapa? Karena leads Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu. Leads Anda hanya perlu mengisi data yang valid maka Anda akan mendapatkan uang.
Keuntungan sebagai seorang CPA Marketer:
 Mendapatkan income yang besar dengan lebih mudah.  Tidak perlu customer service.  Tidak perlu membuat produk sendiri.
Kerugian sebagai seorang CPA Marketer:
 Untuk mendaftar sebagai CPA Marketer memerlukan proses cukup panjang.  Anda akan sulit sekali mendapatkan database yang berarti menjual leads dan selesai (tidak ada back-end).  Bukan merupakan bisnis yang cukup bagus karena ketika perusahaan yang ingin membeli leads Anda sudah merasa cukup. Uang Anda pun berhenti.

Content Publisher

Content Publisher adalah sebuah model bisnis yang sangat simple. Tugas Anda adalah membuat content (artikel, video, audio) dan mempublishnya ke website Anda.
Anda memperoleh uang dengan cara menaruh iklan ke website Anda melalui program Google Adsense dan apabila ada pengunjung website Anda mengklik iklan tersebut, Anda mendapatkan uang.
Keuntungan sebagai seorang Content Publisher:
 Anda tidak perlu pusing menjual sesuatu.  Bisnis model yang simple. Hanya perlu membuat website dan content.  Tidak perlu membuat produk sendiri.  Tidak perlu melakukan customer service.  Income yang didapat bisa besar dengan cara scaling up bisnis Anda.
Kerugian sebagai seorang Content Publisher:
 Anda harus reguler membuat content yang baik.  Apabila tidak ada database maka Anda sulit untuk bisa melakukan backend. (hint.. hint..)  Bisnis yang tergantung dengan Google Adsense (meskipun ada provider iklan lain, mereka adalah rajanya dimana per klik bisa mendapatkan uang yang jauh lebih besar di bandingkan provider iklan lain).
Saya akan menjelaskan model ini lebih mendalam secara khusus dalam issue berikutnya karena ini model yang kita gunakan untuk membangun bisnis pertama kita.

Kesimpulan
Ini diagram model terbaik menurut saya untuk mencapai kesuksesan secara online:

Setelah melihat diagram model diatas, bukan berarti Anda wajib memulai dari Content Publisher terlebih dahulu.
Hanya saja, dalam setiap tingkatan tersebut, resiko bisnis menjadi semakin besar. Yang berarti Anda bisa kehilangan uang cukup banyak jikalau Anda tidak hati-hati. Itulah sebabnya saya menyarankan Anda mulai sebagai seorang Content Publisher.
Dan alasan mengapa di BisnisInternetPertama.com, kita belajar langkah awal memiliki bisnis sebagai seorang Content Publisher.
Content Publisher memiliki resiko yang sangat kecil dan bukan berarti memiliki penghasilan yang kecil.
Untuk membuat Anda semakin tertarik:
Rekan saya memiliki penghasilan sebesar $15,000 per bulan sebagai seorang Content Publisher full time. Ia memiliki kurang lebih beberapa puluh website yang dia maintain setiap harinya.
Dan dia menjalankan model bisnis yang kurang lebih sama dengan apa yang saya ajarkan kepada Anda.
Saya juga telah membuatkan sebuah video untuk Anda yang menjelaskan secara lebih rinci melalui beberapa contoh website dari model bisnis Affiliate marketing, product owner, CPA marketing dan sedikit mengenai content publisher.
Saya perlu katakan maaf di depan sebelumnya karena video ini memakan waktu 30 menit. Seharusnya tidak perlu selama itu tetapi karena koneksi internet saya cukup buruk ketika saya membuat video ini sehingga akhirnya menjadi lambat.

Sebetulnya saya memiliki 2 koneksi internet yang cukup bagus di rumah tetapi karena satu dan lain hal dalam membuat video ini, saya tidak dapat melakukannya di rumah. Saya pun tidak ingin menunda pembuatan video ini karena akan menunda pembelajaran Anda.
Satu hal lagi, saya membuat video ini jam 11 malam dan saya sudah cukup lelah (notice my sound). Ada beberapa miss kecil yang saya perhatikan seperti clickbankid = 001 buat testing (seharusnya di start 6 digit).. pantasan saja tidak ada Affiliate Id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *